Tempat-Tempat Istimewa di Makkah dan Madinah, InsyaAllah Doa Terkabul

Inspirasi - Sudah berbulan-bulan lamanya kita mengikuti anjuran pemerintah untuk bekerja dan belajar dari rumah, serta beribadah di rumah, tak terkecuali ketika kita memasuki bulan suci ramadan, kita tetap patuh untuk beribadah di rumah saja.

Tapi tak bisa dipungkiri betapa rindunya kaum muslim untuk menyebut nama-Mu ya Allah ditempat-tempat spesial. Kali ini kami mengajak Anda melepas rindu kepada Rasul dan Allah SWT dengan mengingat kembali kisah dan perjuangan Islam.

1. Nikmatnya Beribadah di Masjidil Haram

Masih ingat dengan pemberitaan kosongnya Masjidil Haram akhir februari kemarin? Foto dan video tentang lowongnya Ka'bah menjadi viral. Tidak ada jemaah tawaf disekitar Ka'bah, sampai sebuah video menunjukan kawanan burung berwarna putih terbang di atas Ka'bah seolah sedang bertawaf.

Sampai memasuki hari pertama ramadan, kondisi Masjidil Haram masih tampak lengang. Lihatlah bagaimana suasana salat taraweh diawal bulan ramadan ini.


Kondisi sepi dari aktivitas jemaah, terkait upaya pencegahan wabah virus corona. Tentu kita sedih melihatnya, tetapi percayalah semua ini pasti ada hikmahnya. Bisa memenuhi panggilan-Mu dan beribadah di Masjidil Haram merupakan bonus tak terhingga. Banyak keutamaan yang bisa didapat.

Ganjaran pahala solat di Masjidil Haram 100 ribu kali lipat dibanding solat di masjid lain.

Tak hanya di Masjidil Haram, Salat di seluruh masjid bahkan di kamar hotel area Makkah, ganjaran pahalanya sama.

Masjidil Haram punya tempat-tempat khusus untuk bermunajat,

  1. Multazam - Posisinya terletak diantara Hajar Aswad dan pintu Makkah. Area Multazam menjadi tempat rebutan para jamaah berdoa usai melakukan tawaf. Usai tawaf, jamaah salat sunah dan berdoa dibelakang garis lurus maqam Ibrahim.
  2. Maqam Ibrahim - Bukan makam atau kuburan, maqam Ibrahim merupakan batu pijakan Nabi Ibrahim AS ketika membangun Ka'bah. Merunut arah putaran tawaf, tempat mustajab ketiga adalah Hijr Ismail.
  3. Hijr Ismail - Dahulunya, area setengah lingkaran ini merupakan tempat berlindung Siti Hajar dan putranya Nabi Ismail AS.
  4. Rukun Yamani dan Hajar Aswad - Ka'bah memiliki 4 rukun atau tiang, yakni tiang Aswad, Iraqi, Syami dan Yamani. Rukun Aswad mudah dikenali lewat Hajar Aswad. Kita mengimani batu hitam beraroma wangi ini sebagai batu dari Surga.

    Sedangkan rukun Yamani terletak di belakang Hajar Aswad dari arah putaran tawaf. Jika kondisinya tidak memungkinkan apalagi sampai menyakiti orang lain, jangan paksakan diri untuk ke tempat tadi ya. Atas izin Allah, dimanapun kita berdoa, insyaAllah, Allah SWT akan memakbulkan doa baik kita.

2. Pemandangan Menakjubkan Dari Lantai Atas Masjidil Haram

Tak banyak yang tahu kalau kita bisa naik ke lantai paling atas Masjidil Haram menggunakan eskalator. Setibanya di puncak, pemandangan indah nan menyejukan hati siap memanjakan mata kita.

Kita bisa berkeliling melihat suasana Masjidil Haram dari sudut berbeda. Dari sini terlihat gedung-gedung mengelilingi Ka'bah.

3. Raudhah, Taman Surga di Masjid Nabawi

Dari tanah suci Makkah kita ke Al Munawaroh atau dalam bahasa Indonesia artinya kota yang bercahaya. Suasana di Madinah begitu damai, segalanya berjalan lebih tenang. Di kota suci inilah berdiri Masjid Nabawi, tempat favorit Nabi bermunajat.

Masjid yang terkenal dengan payung-payung raksasa yang dapat menurunkan suhu tersebut punya keistimewaan khusus.

Proyek pembangunan payung Masjid Nabawi melibatkan perusahaan Jerman, Liebherr, dan perusahaan Jepang, Taiyo Kogyo.

Rasulullah SAW bersabda,

"Salat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih baik dari 1.000 salat di masjid lainnya selain Masjidil Haram"

Sudah punya keistimewaan khusus dalam hal pahala, Masjid Nabawi juga punya taman Surga bernama Raudhah. Seperti hendak menaiki wahana, para petugas akan mengatur antrean ribuan jamaah sedemikian rupa agar bisa bergantian salat dan berdoa diarea sekitar 144㎡ tersebut.

Raudhah adalah tempat antara mimbar dan kediaman Rasulullah SAW semasa beliau hidup atau sekarang menjadi makam Nabi. Areanya didominasi warna hijau. Untuk membedakannya, para Askar akan memasang hijab atau pembatas khusus diarea Raudhah.

Lokasi Raudhah merupakan bagian dari shaf laki-laki dan hanya terbuka bagi jamaah perempuan diwaktu-waktu tertentu seperti disaat dhuha, setelah salat dzuhur atau pada malam-malam tertentu.

4. Masjid Quba, Masjid Buatan Rasulullah SAW Pertama di Madinah

Di Madinah belum afdol rasanya jika tidak mengunjungi Masjid Quba dan beribadah disana. Saat hijrah dari Makkah dan tiba di Madinah, Rasul membangun Masjid Quba pada awal peradaban Islam tahun 1 hijriyah atau tahun 622 M.

Ada satu keistimewaan khusus beribadah di masjid seluas sekitar 5.000㎡ ini, yakni pahala solatnya setara dengan melaksanakan umrah di Masjidil Haram. Dimana dalam sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi ataupun hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang bersuci dari rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba dan salat di dalamnya, maka ia mendapatkan pahala Umrah." - H.R Ibnu Majah

Sudah pasti anda akan dibuat rindu untuk kembali menundukan hati dan bersujud di Masjid Quba. Sangking istimewanya, setiap hari sabtu, Rasulullah SAW menyempatkan diri berjalan kaki atau terkadang berkendara untuk melaksakan salat bersama para sahabat di Masjid Quba.

Beliau lantas duduk didekat sebuah sumur bernama sumur Aris disebelah masjid. Sayangnya sumur tersebut sudah tidak bisa kita jumpai lagi sekarang.
Masjid Quba direnovasi 14 abad kemudian oleh raja Fahd bin Abdul Aziz dan mampu menampung hingga 20 ribu jamaah

5. Gunung Uhud, Benda Mati yang Masuk Surga

Kita pernah mendengar kisah orang-orang yang dijamin masuk Surga; tetapi bagaimana jika ada benda mati yang kelak dijamin masuk Surga. Berjarak sekitar 4 Km dari Masjid Nabawi, ada sebuah gunung batu bernama "Jabal Uhud" yang punya keistimewaan tersendiri.

Rasul menjanjikan lokasi peperangan dahsyat antara 700 kaum muslimin dengan 3000 kaum quraisy pada tahun 625 M ini kelak akan ada di Surga.

Kata Rasulullah SAW, bahwa Uhud adalah bukit yang mencintai kita. Dan kita disunahkan untuk mencintainya. Karena itu merupakan salah satu gunung atau bukit yang akan dimasukan Allah SWT ke dalam Surga.

Dalam perang Uhud, sebanyak 70 orang syuhada gugur. Diantaranya ada paman Nabi yang berjuluk singanya Allah, Hamzah bin Abdul Muthalib

Beliau dan para sahabat yang gugur dimakamkan di pemakaman Syuhada Uhud. Di dalam areal pemakaman tidak ada tanda-tanda khusus seperti batu nisan, dan para peziarah yang datang dapat bermunajat dari balik tembok besi.

6. Kisah Hanzhalah, Pengantin Baru yang Jasadnya Dimandikan Malaikat

Selain jasad paman Rasul, di pemakaman 70 Syuhada juga terdapat jasad seorang pemuda bernama Hanzhalah bin Abu Amir.

Hanzhalah bin Abu Amir adalah satria yang tak kenal rasa takut. Sang pengantin baru ini tergerak hatinya ketika mendengar tabuh peperangan untuk berjihad di jalan Allah SWT.

Ia segera melepas pelukan sang istri dan terjun ke medan perang. Setelah berhasil melumpuhkan komandan perang musuh Abu Sufyan, Hanzhalah tewas ditangan Syaddad.

Rasul SAW kemudian mengatakan kepada para sahabat, bahwa malaikat turun untuk memandikan jasad Hanzhalah. MasyaAllah.

Aturan bagi mereka yang mati di medan perang, tidak perlu dimandikan, tetapi cukup dikafani, disalatkan dan dimakamkan.

Tetapi Hanzhalah ini begitu akan dimakamkan, di sekujur tubuhnya sudah basah dengan air.

Ternyata para malaikat turun dan memandikan tubuh daripada Hanzhalah. Karena beliau tidak sempat mandi janabah atau mandi besar sehingga para malaikat turun dan memandikannya.

***
Semoga ziarah ke tempat-tempat istimewa di tanah suci dan mengingat kisah-kisah perjuangan Islam semakin menguatkan keimanan kita. 

Belum ada Komentar untuk "Tempat-Tempat Istimewa di Makkah dan Madinah, InsyaAllah Doa Terkabul"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel