Gaji Kok Cepat Habis, Segera Ubah 5 Kebiasaan Buruk Ini

samlike.net - Momen gajian pastinya momen yang paling ditunggu seorang pekerja tiap bulannya. Setiap perusahaan memiliki ketentuan yang berbeda-beda dalam memberikan hak upah kepada para karyawannya. Ada yang jadwal gajiannya awal bulan, pertengahan, tapi kebanyakan sih diakhir bulan sebelum tanggal 30.

Cuman masalahnya, ada banyak orang yang mengeluhkan "kok uang gajinya berasa numpang lewat doang yak". Misalnya hari ini gajian, minggu depan udah 'ngak-ngakan' alias dompetnya kekeringan.

stress, capek kerja, gaji cepat habis
pexels.com/@olly

Menurut pengamatan saya, kesalahan bukan terdapat pada dompetnya yang bolong apalagi si dompet yang buang uang kamu dijalanan, tapi bisa jadi 5 hal berikut ini yang bikin duit gaji kamu berasa cepat habis.

Untuk kalian yang masih jomblo sih bebas ya duitnya mau dipakai buat apa juga, tapi bagi yang sudah berkeluarga, wajib banget nih hukumnya buat pelajari penyebab kenapa gaji cepat habis.

1. Gaya hidup dan gengsi membara

Penyebab pertama ini berkaitan dengan pikiran kita yang terlalu sering melihat tren tren yang serba update di sosial media.

Kita ambil contoh di instagram, dalam sehari kita bisa melihat ratusan hingga ribuan foto yang keren, bahkan produk-produk terbaru yang memiliki desain yang menarik. Sehingga secara tidak langsung membuat kita memikirkannya sampai kita bela-belain ngurangin porsi makan cuman biar bisa beli tuh barang.

Munculah istilah BPJS, bukan badan ketenagakerjaan tapi Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita. Sindiran buat orang-orang yang pengen terlihat glamour tapi maksa.

Untuk mengatasinya, kamu bisa coba mengurangi waktu main sosmednya.

2. Punya utang terlalu besar

Masih berkaitan dengan poin pertama, BPJS. Udah tau pas-pasan, masih aja boros, akhirnya terpaksa kan harus pinjam kesana kemari. Masalahnya, pinjaman online itu gak pake ribet, tinggal download aplikasinya, buat akun, foto diri sambil pegang KTP, cair deh, simpel banget.

Makanya persoalan hutang ini masuk ke alasan gaji cepat habis.

Menurut ilmunya, rasio hutang/cicilan adalah 35% dari gaji atau penghasilan kita per bulan. Dengan kata lain, kalau rasionya lebih dari itu berarti keuangan kita gak sehat dan perlu di evaluasi secepatnya.

Buat kamu yang baru tau dan terlanjur udah punya utang, kamu harus  kontrol diri supaya gak nambah hutang dulu, dan beresin cicilannya satu per satu.

Harus ada perjuangan extra kalau gak mau gaji kamu cuma cumpang lewat doang. Atau yang lebih parahnya kamu gak sempet pegang duitnya eh udah keburu di debet sama penyedia jasa pinjamannya.

3. Gak tahu ke mana pengeluaran tiap bulan

Wajar sih ketika seseorang mengapresiasi dirinya dengan cara royal dalam pengeluaran. Royalnya pun beragam, ada yang royal sama dirinya sendiri maupun royal ke orang-orang disekelilingnya.

Tapi apapun itu alasannya, hal yang membuat seseorang boros biasanya malas mencatat setiap aliran uang keluar padahal itu penting banget.

Supaya kita gak sulit mengevaluasi penggunaan gaji dan besarannya. Dengan begitu kita lebih tahu detail dan bisa mengontrol pengeluaran selanjutnya.

Hindari deh cuma mengandalkan ingatan aja, karena manusia tempatnya lupa, bahkan lupa manusia itu rakus, liat ini pengen liat itu pengen.

4. Merasa iri dan kemakan tren

Kecanduan sosial media memang sangat berdampak besar terhadap psikologis kita. Dan parahnya bisa memperburuk kesehatan finansial kita. Misalnya begini, pas kita buka sosmed terus kita lihat postingan teman, saudara atau kerabat yang kebetulan posting barang atau kekayaannya.

Atau mungkin yang lebih sering kita lihat itu artis dan selebgram yang kreatif banget menunjukan barang-barang brandednya yang bisa menimbulkan rasa iri pada netizen karena keinginan dan keadaan yang tidak seimbang. Tentu bukan masalah bagi orang yang memiliki kemampuan keuangan baik, jika tidak? tentu ini menjadi masalah.

Udah kebiasaan orang Indonesia sih berburu seusatu yang viral dan lagi hits, alasannya miris biar bisa ikutan eksis.

Inti dari kemakan tren adalah seseorang rela merogoh kocek dalam demi membayar sebuah nama brand. Oreo Supreme misalnya. Udah banyak youtuber yang membawa Oreo Supreme yang harganya ratusan kali lipat dari 1 pack oreo isi tiga tanpa supreme.

5. Kurang Bersyukur

Bersyukur merupakan kunci kebahagiaan, sayangnya tidak semua orang mampu menerapkan rasa syukur dalam setiap sendi kehidupannya. Merunut poin-poin sebelumnya, kita bisa lihat salah empat hal tersebut merupakan efek dari kurang bersyukur.

Berlomba-lomba agar terlihat keren, modis dan kekinian demi imej di sosmed maupun mempercantik feed instagramnya.

Tapi tau gak sih, orang yang tajir melintir pun bakal merasa miskin dan sempit kalau belum mensyukuri apa yang dia miliki.. titipan sih lebih tepatnya.

So, setelah baca penyebab kenapa gaji cepat habis di atas, mana nih yang paling kamu banget? Mending segera perbaiki deh daripada menyesal karena telat punya menabung buat masa depan.

***
Oia, buat temen-temen yang lagi pengen mulai bisnis online atau jualan online tapi bingung harus mulai darimana, bisa klik disini untuk mendapat pengarahan gratis tentang dunia internet marketing.

Materi FB ads juga lengkap, tinggal tonton videonya langsung bisa dipraktekin.

Saya bilang gratis karena video pembelajarannya memang sebagai bonus, tinggal tonton lalu praktekin deh..Yuk mulai dari sekarang belajar caranya punya passive income.

Belum ada Komentar untuk "Gaji Kok Cepat Habis, Segera Ubah 5 Kebiasaan Buruk Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel