samlike.net - Apa yang terlintas di pikiran anda ketika mendengar kata siksa kubur? Pernahkah anda mendengar suara lolongan anjing yang panjang di malam hari? Mungkin kita akan segera teringat pada film-film horor yang mengerikan apalagi kalau diiringi turunnya hujan.

Hewan biasanya memiliki sensitivitas yang baik pada indera yang dimilikinya, seperti anjing dan kucing yang dianggap bisa melihat makhluk yang tak kasat mata. Tapi, pernahkah anda melihat tingkah ganjil sekawanan ayam yang berlarian di area pekuburan sambil mengeluarkan suara ketakutan?
hewan bisa mendengar siksa kubur
Walaupun tidak mengerti bahasanya, tapi nada suara yang dikeluarkan seolah cukup menggambarkan apa yang sekawanan ayam itu rasakan. Dalam hal ini, bisa jadi kawanan ayam itu ketakutan akan sesuatu, atau mungkin sedang menyatakan keprihatinan terhadap penghuni kubur yang mengalami siksaan akibat perbuatan buruk mereka di dunia.

Karena memang, hewan memiliki kemampuan mendengar sesuatu yang tidak bisa didengar oleh manusia dan jin.

Nabi SAW menegaskan akan hal ini, bahwa hewan-hewan memiliki kemampuan mendengar jeritan siksa kubur. Kabar ini diriwayatkan Imam Muslim dari penuturan sahabat rasul Zaid Bin Tsabit. Ia menuturkan,

"Suatu hari kami sedang bersama Nabi SAW di tanah pekarangan milik Bani Najjar. Saat itu beliau menaiki seekor keledai betina miliknya. Tiba-tiba binatang itu terperanjat kaget dan berhenti di dekat empat sampai enam kubur, dan hampir saja beliau terjatuh. 

Beliau lalu bertanya, "siapa yang tahu penghuni kubur-kubur ini?". 

Seorang sahabat menjawab "Saya". 

Beliau bertanya, "lalu kapan mereka mati?".

Ia menjawab, "mereka mati pada zaman jahiliyah"

Baca juga: Mengapa Tidak Boleh Meniup Makanan Panas Dalam Islam

Rasul SAW kemudian bersabda, "Sesungguhnya umat ini akan diuji dalam kuburnya. Seandainya kalian tidak saling menguburkan, niscaya aku akan berdo'a kepada Allah SWT agar dia membuat kalian mendengar siksa kubur seperti yang aku dengar."

Menurut para ulama, alasan keledai yang sedang dinaiki Nabi SAW tersebut sampai terperanjat kaget itu karena mendadak ia mendengar suara orang-orang yang sedang disiksa di dalam kubur.

Hanya saja, makhluk yang berakal seperti jin dan manusia tidak bisa mendengarnya.

Nabi SAW juga menjelaskan mengapa manusia tidak mampu mendengar suara jeritan atau rintihan para penghuni kubur yang tengah mengalami siksaan.

Allah SWT sengaja menyembunyikan hal itu dari kita, supaya kita menguburkan mayit. Itulah kebijaksanaan dan kasih sayang Allah SWT kepada kita, agar kita tidak takut mendengarnya.

Selama masih di dunia, kita tidak akan sanggup mendengar azab Allah SWT yang ditimpakan kepada penghuni kubur yang bergelimang dosa di dalam kubur.

Bayangkan saja, ketika mendengar suara halilintar yang menggelegar atau gempa yang dahsyat, banyak orang yang langsung mati. Apalagi jika sampai jeritan orang di dalam kubur yang sedang disiksa oleh malaikat dengan menggunakan palu dari neraka bisa didengar oleh orang yang berada di dekatnya.

Rasulullah sendiri pernah menyatakan, "Seandainya seseorang mendengar suara mayit yang sedang disiksa, ia akan pingsan. Itu baru siksa yang ditimpakan pada orang-orang mukmin yang berdosa, apalagi dengan siksa yang ditimpakan kepada orang-orang kafir."

Entah apa jadinya jika sampai Nabi SAW berdo'a kepada Allah SWT agar kita bisa mendengar jeritan siksa kubur, tentu tidak akan ada seorang pun yang berani menguburkan mayat saudaranya. Karena jika mayat itu disiksa dan para peziarah yang mengantarkan ke kubur mendengar, akan terjadi kegaduhan dan ketakutan yang luar biasa.

Namun begitu, bisa saja seorang manusia mendengar apa yang dialami oleh penghuni kubur, namun itu pun kasusnya sangat terbatas dan tentu ada hikmah tersendiri mengapa hal itu terjadi.

Yang pasti, Nabi SAW bisa mendengar jeritan penghuni kubur yang sedang disiksa, bahkan siksaan neraka sekalipun, karena Nabi SAW telah diperlihatkan oleh Allah SWT.

Tentunya ada hikmah tersendiri mengapa Nabi SAW diberi keistimewaan mampu mendengar suara alam kubur.

Pantas saja jika Nabi SAW mengatakan kepada kita dalam sabdanya, "Andai saja kalian tahu apa yang aku ketahui, maka kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis."

Wallahu'alam.