samlike.net - Bumi yang sedang kita tinggali sebagai planet yang paling baik untuk manusia. Yang dijadikan tempat kita hidup, dilahirkan hingga menjadi tempat kita dimatikan nantinya. Telah disepakati oleh banyak ilmuwan bahwa  bumi berbentuk bulat lonjong seperti telur, dan termasuk makhluk Allah SWT yang tunduk pada kekuasaan Allah SWT.

Sebagaimana makhluk Allah SWT dengan karakteristik seperti yang kita ketahui dari ilmu geologi, bumi memiliki permukaan yang terdapat rongga-rongga dan membutuhkan gerakan atau aktivitas sesuai fitrahnya.
Bumi dan neraka bernafas
Berdasarkan fitrah penciptaan bumi yang sedemikian rupa, Allah SWT mengizinkan bumi untuk bernafas. Lalu bagaimana bumi bernafas, apakah menghembuskan udara seperti manusia bernafas.

Bagaimana Bumi Bernafas?

Ibnu Qayyim menjelaskan, "Pada sebagian waktu, Allah Azza Wa Jalla memberikan izin kepada bumi untuk bernafas dan terjadilah gempa yang dahsyat. Dari peristiwa itu lalu timbul rasa takut pada diri hamba-hamba Allah Azza Wa Jalla. Rasa taubat dan berhenti dari perbuatan maksiat. Tunduk kepada Allah Azza Wa Jalla dan penyesalan. Sungguh dampak dari nafas bumi sangatlah dahsyat."

Guncangan hebat yang bisa menimbulkan gelombang Tsunami, dan menimbulkan korban jiwa ini terdapat hikmah yang luar biasa. Bahwa Allah SWT telah mengirim pesannya melalui tanda-tanda kekuasaan-Nya untuk menakuti kita agar kita segera kembali kepada jalan-Nya, kepada perintah-Nya, serta menjauhi larangan-Nya.

Allah SWT berfirman,

"Dan tidaklah kami memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti." (QS. Al-Israa' : 59)

Selain bumi yang bernafas yang nafasnya memberikan dampak besar pada para penghuninya, makhluk Allah SWT yang lain juga diberi kesempatan untuk bernafas yaitu neraka.

Baca juga: Ternyata Hewan Ini Bisa Mendengar Suara Siksa Kubur

Bagaimana neraka bernafas?

Memang info ini terasa janggal, bagaimana mungkin neraka yang diciptakan sebagai tempat azab dan hukuman bagi orang-orang yang ingkar kepada Allah SWT dan ahli maksiat. Jika nafasnya bumi berdampak pada guncangan hebat yang bisa memorak-porandakan kehidupan, lalu bagaimana dengan neraka. Bukankah nafasnya bisa membuat kerusakan yang lebih dahsyat.

Info tentang neraka yang bisa bernafas bukanlah sebuah karangan fiksi, melainkan dari sumber yang akurat, hadits Nabi SAW.

Neraka sebagai makhluk Allah SWT yang sudah diciptakan Allah SWT sejak dahulu kala, tentu memiliki karakteristik tersendiri yang membutuhkan sesuatu. Dan nafas inilah salah satu yang dibutuhkan neraka.

Nabi SAW mengabarkan dalam hadits shahih bahwa, neraka yang sifatnya api telah berkeluh kesah kepada Allah SWT.

Abu Hurairah menuturkan dari Nabi SAW,

"Neraka mengadu kepada Tuhannya dan berkata, "Oh Tuhanku, sebagian dariku telah menghabiskan sebagian yang lain."

Allah SWT lalu mengizinkannya menghembuskan nafas 2 kali. Sekali dalam musim dingin dan sekali dalam musim panas. Itulah sebabnya mengapa udara sangat dingin pada dingin dan sangat panas pada musim panas.

Bagaimana mungkin hembusan nafas neraka itu bisa mempengaruhi suhu dunia. Informasi ini memang terdengar janggal dan menggelikan, tapi begitulah sumber-sumber yang dapat dipercaya telah mencatat kenyataan ini.

Fakta ini diperkuat oleh riwayat Bukhari dari Abu Sa'id bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Tunda shalatmu sampai udara terasa sejuk. Karena udara panas itu berasal dari neraka." (HR. Bukhari Muslim dan Tirmizi)

Wallahu'alam.