Menikmati Lezatnya Masakan Padang ala Vegan di Bali

Kuliner - Tak lengkap rasanya kalau jalan-jalan ke Bali kalau tidak mencicipi makanan khasnya. Namun menariknya justru masakan Padang yang jadi primadona, terutama bagi sebagian orang yang tinggal disekitaran Denpasar.

Tapi ini bukan sembarang warung Padang lho, tapi Warung Padang Vegan.

Karena keunikan inilah yang membuat warung Padang milik uda Hary sempat viral di media sosial.

Sesuai dengan namanya, menu yang disajikan di sini semuanya terbuat dari sayur-sayuran.

Ide awal membuka rumah makan vegan ini sendiri tercetus karena sang Owner mengetahui kalau di Bali belum banyak warung makan vegan.

Adapun beberapa menu andalan di warung padang vegan seperti:

Sate Jamur


Pertama membuat bumbu, caranya dengan menghaluskan beberapa buah cabai merah besar, cabe rawit, daun salam, ketumbar, daun jeruk dan garam.

Setelah bumbu halus, selanjutnya dipotong kecil-kecil jamur tiram dan shitake yang sudah direbus selama 15 menit, lalu diberi bumbu seperti kunyit dan jahe.

Kalau sudah dipotong kecil-kecil, barulah jamur ditusuk seperti sate dan siap untuk dipanggang di atas wajan selama 4 menit.

Sesekali sate jamur boleh dibalik sambil dioles kembali bumbu yang telah dihaluskan tadi.

Kalau warna sate sudah berubah warna, tandanya sudah matang dan siap dihidangkan, lezaaat!

Dendeng Jamur Suwir


Menariknya bagian jamur yang digunakan dalam membuat dendeng suwir adalah batangnya. Dimana agar lunak dan mengembang, batang jamur tersebut direndam bersama daun salam, daun jeruk, kunyit dan garam selama semalam.

Selanjutnya batang jamur digeprek atau dimemarkan sebelum kemudian digoreng hingga kering.

Sekilas mirip dengan dendeng sapi, setelah berubah warna dan garing, jamur diangkat dan dicampur bumbu balado.

Oh iya, yang tak kalah menarik dari pembuatan menu Padang Vegan ini sama sekali tidak menggunakan aneka jenis bawang. Mengapa?

Karena bagi orang yang suka meditasi, bawang dapat mengganggu aktifitas tersebut.

Rendang Nangka


Yang pertama harus dilakukan adalah merebus 3 liter santan dengan api besar sambil diaduk, dan tak lupa kita masukan juga daun jeruk batang sereh, kunyit, ketumbar, garam, jahe, dan lengkuas.

Setelah mendidih, barulah kita masukan sekitar seperempat kilo cabai merah giling lalu aduk kembali. Setelah agak mengental, baru masukan nangka.

Proses matangnya rendang nangka ini memakan waktu yang cukup lama yakni sekitar 1 jam lebih.

Dan tidak hanya digandrungi warga lokal, ternyata warung padang vegan ini juga digandrungi oleh warga interlokal atau yang biasa kita sebut BULE.

Dan berikut adalah pendapat dari salah satu bule yang telah mencicipi masakan di warung Vegan:


Apa pendapatmu tentang warung padang vegan ini?

"Saya suka sekali, saya makan disini setiap hari, sepanjang waktu. Bahkan, kadang makan malam juga.Pudin (Wisatawan Perancis)


Bagaimana dengan harganya?

"Lebih murah daripada restoran pastinya. Dibandingkan dengan makanan yang disajikan dan tempat yang cukup nyaman, harganya sangat terjangkau. Seperti misalnya saya datang kesini untuk makan dan minum kopi atau teh, saya hanya mebayar tiga puluh ribu. Harga bisa berubah tergantung apa yang saya minum.Pudin


Apa menu favorit di warung padang vegan ini?

"Saya suka sate (jamur) ini walaupun baru mencobanya dan rendang jengkol. Meskipun menurut kebanyakan orang rasanya aneh, saya sangat menyukainya. Kemudian tempe, ini adalah favorit saya. Dan saya lebih suka sambal hijau daripada sambal merah semuanya enak.Pudin


Diluar dugaan ternyata bule-bule juga malah suka makan jengkol dan memang banyak sekali wisatawan dari mancanegara menyukai masakan di warung padang vegan ini. Kalau anda sedang ke Bali apalagi anda seorang vegan, jangan lupa mampir dan cicipi cita rasa padang yang sekaligus vegan tentunya hanya di Warung Padang Vegan.

Jam Buka:
Sen    10.00-19.00
Sel     10.00-19.00
Rab   10.00-19.00
Kam  Tutup
Jum   10.00-19.00
Sab    10.00-19.00
Min   10.00-19.00

"Dapatkan petunuk arah"
Help us rate this article:

Register your email for free!

We really appreciate your sincerity to subscribe to our website, on that basis we will keep your email well

Comment Policy : Don't hesitate to comment, comment according to the theme of the article. We are very happy to see you. Have a nice day.
Leave a comment