Kumparan - Pernahkah kamu terjebak dalam situasi ini? Atau mungkin kamu tengah berada dalam zona ini?

Friend zone bagaikan zona paling akward di dunia, dimana ada dua belah pihak yang terlibat dan salah satu pihak yang terlibat merasa terlalu nyaman dengan hubungannya  yang sebatas sahabat namun di sisi lain ada pihak yang baper yang membentuk sebuah harapan lebih yang biasanya disebut sebagai pihak yang dirugikan.

Bagi yang sudah terlanjur terjebak di dalam Friend zone yang sudah merasa bosan dan menginginkan si dia memberikan sebuah harapan yang lebih, maka kamu harus bergerak lebih dulu untuk keluar dari zona ini.

Singkirkan rasa gengsi untuk membuat situasi ini berubah menjadi hubungan romansa yang kamu inginkan. Sebaliknya, tingkatkan rasa percaya diri dan mulai yakinkan si dia bahwa kamu tak hanya sekadar teman untuknya.

Bagaimana caranya?


1. Ubahlah Dirimu


Dilansir allwomenstalk, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengubah dirimu menjadi sosok yang diinginkan oleh si dia. Tak perlu berubah menjadi orang lain, kamu hanya cukup merubah sedikit penampilan dan sikapmu agar si dia bisa tertarik.

Tingkatkan juga kemampuanmu dalam mengubah persepsinya yang selama ini hanya menganggap kamu sebagai seorang teman.


2. Menggali Informasi Tentang Si Dia


Mungkin kamu sudah mengenal sosok dirinya sejak lama, namun rentang waktu tersebut agaknya belum bisa menjamin, apakah kamu sudah benar-benar memahami dirinya atau belum. Demi keluar dari friend zone, kamu harus menggali informasi mengenai si dia lebih dalam lagi.

Jika kamu hanya mengetahui tentang apa yang dia suka dan tidak suka, maka mulailah untuk mencari tahu lebih lanjut tentang ketertarikannya pada hal lain.

3. Memahami Maksud dari Setiap Perkataannya


Wanita mungkin lebih peka dibandingkan dengan pria. Namun, dalam urusan friend zone, seringkali wanita kurang menyadari maksud perkataan yang dilontarkan oleh si dia.

Kamu harus jeli dalam menanggapi setiap omongan darinya, untuk mengetahui apakah si dia benar-benar tertarik padamu atau tidak. Jika memang sekiranya masih ada harapan, maka kamu bisa terus yakinkan si dia dengan kata-kata manis atau sikap yang bisa membuatnya meleleh.

4. Cobalah untuk Menggodanya


Melontarkan kata-kata bernada gombal juga bisa kamu lakukan untuk keluar dari situasi friend zone. Tak perlu merasa malu atau bahkan jijik dengan kalimat gombal.

Dengan menggodanya, kamu bisa langsung mengetahui apakah si dia benar-benar tertarik kepadamu atau tidak. Respon atas gombalan yang sudah kamu berikan bisa menjadi penentu langkah kamu selanjutnya.

5. Jadilah Wanita yang Berbeda


Menunjukkan sisi lain dari dirimu juga bisa menarik perhatian si dia. Jika selama ini ia hanya menganggap kamu sebagai 'wanita biasa', maka tunjukkan kepadanya bahwa kamu mempunyai sisi lain yang bisa membuat pria menyesal untuk tidak mendapatkanmu.

Tunjukkan pesonamu melalui sikap dan perilaku, agar benteng pertemanan ini bisa runtuh dan berubah menjadi hubungan yang sesuai dengan keinginanmu.

6. Jangan Selalu Bergantung Kepadanya


Kamu harus bercermin untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab dirimu terjebak dalam situasi friend zone. Mungkin penyebabnya terletak pada sikap kamu yang terlalu bergantung kepadanya.

Ubahlah sikap ini dengan meyakinkan si dia jika kamu adalah sosok yang mandiri. Kebanyakan pria tidak menyukai wanita yang manja dan terlalu menggantungkan hidupnya pada orang lain.

7. Ketahui dengan Jelas, Apakah Si Dia Menginginkan Adanya Seorang Kekasih atau Tidak


Dan yang terakhir adalah dengan mengetahui apakah saat ini, si dia membutuhkan kehadiran sosok seorang kekasih atau tidak. Percuma saja berusaha keras, jika pada akhirnya ia menyatakan bahwa dirinya sedang tidak ingin menjalin hubungan dengan siapapun, termasuk dirimu.

sumber: kumparan.com
By